Home / BERITA UTAMA / Ena Zainab, Bisnis Online dan Transportasi Logistik

Ena Zainab, Bisnis Online dan Transportasi Logistik

Oleh: Salim Umar

Menjadi pebisnis online telah menjadi pilihan Ena Zainab, Ibu rumah tangga dengan tiga putera yang bertempat tinggal di Jember Jawa Timur. Ia mengaku telah memantapkan hati serta menikmati kerja yang telah dilakoninya selama 5 tahun ini.

Awal mula merintis bisnis ini memang tak mudah, Ia mesti berjibaku mencari supplier yang terpercaya dan menanamkan kepercayaan pada konsumennya.

Ia harus aktif mengikuti mode kekinian agar selalu eksis menawarkan fashion yang ia jual. Selain fokus jualan pakaian dan hijab, Ena juga mencari tahu informasi tren bisnis yang sedang berkembang. Seperti bedcover, cream untuk kecantikan dan sebagainya. Semua itu dilakukan untuk mengikuti selera pasar.

Potensi bisnis online menurutnya amat menjanjikan. Selain jujur dengan barang yang kita jual, ketepatan waktu juga menjadi hal penting. Ketika customer pesan barang, pesanan harus segera terkirimkan.

Sebuah bisnis online tidak dibatasi dengan jarak dan lokasi. Sebuah potensi yang sangat luar biasa. Kapanpun dan dimanapun konsumen kita berada, selama terdapat jaringan komunikasi, maka bisnis online akan tetap berjalan dengan baik.

Tentang pilihannya menggunakan JNE, Ena bercerita, awal mula ia mengirim barang dagangannya tak memilih moda logistik, apa saja yang penting buka. Namun harga, ketepatan waktu dan service lainnya menetapkan pilihannya berlangganan pada JNE.

Ena menerangkan, JNE adalah moda tranportasi logistik yang diperlukan Indonesia. Keberhasilan JNE salah satu faktornya tidak terlepas dari aspek manajemen yang sangat inovatif serta Bagaimana memberikan kepercayaan kepada publik dengan ketepatan waktu dan keterjagaan barang serta menjaga privasi barang.

Untuk seorang pebisnis online seperti dirinya, menjaga kepercayaan itu penting, namun ketepatan waktu dan keterjagaan barang menjadi service yang membuat pelanggan setia padanya.

Ena menuturkan, hal yang mendukung bisnisnya adalah, pada masa liburan JNE tetap buka dan barang tetap diantar. Tak hanya itu, petugas JNE juga menjemput barang ke rumah kita.

Orang awam tahunya moda logistik lain yang bisa antar atau atau jemput barang, namun sebenarnya JNE juga ada, mungkin sosialisasinya di media sosial yang kurang.

“Ada aplikasi MyJNE, disitu kita bisa tahu tracking atau pengantaran barang dari awal masuk hingga barang diterima oleh siapa, semua bisa dilacak,” katanya.

MyJNE itu bisa didownload oleh siapapun di Play Store Android. Jadi melalui aplikasi MyJNE, pelanggannya bisa melihat berapa ongkos kirimnya, serta bisa ‘ngawal’ pesanannya, dari terkirim hingga sampai tujuan.

Ada satu harapan Ena, pelanggannya kadang meminta pembayaran di tempat tujuan. Service itu sebenarnya di JNE ada, namun ada minimal ongkos kirim ditambah biaya administrasi. Ena berharap masalah ini bisa segera ditangkap dan jadi perhatian JNE. Sehingga seluruh aktivitas pengiriman barang bisa dilakukan seluruhnya di JNE.

Ibu rumah tangga yang didukung suaminya itu terus eksis meluaskan jaringannya, serta menjadi pebisnis online yang sukses dan terpercaya.

Check Also

Edarkan Okerbaya di Lapangan, Muslim Diringkus

Jember- Nasib sial dialami oleh Muslim bin Waras Sudarsono (31) asal Patrang, dimana saat mengedarkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *