Home / BERITA UTAMA / Polije dan Klinik dr M. Suherman, Tingkatkan Mutu Pelayanan Rawat Inap Melalui Penanggulangan Phlebitis

Polije dan Klinik dr M. Suherman, Tingkatkan Mutu Pelayanan Rawat Inap Melalui Penanggulangan Phlebitis

Jember-Angka kejadian infeksi nosokomial atau infeksi yg diderita pasien saat perawatan di klinik atau rumah sakit seperti phlebitis atau radang pada pembuluh darah merupakan salah satu indikator mutu pelayanan yang harus menjadi perhatian khusus klinik atau rumah sakit. Sebab hal tersebut memiliki keterkaitan dengan usaha dalam pelaksanaan patient safety serta salah satu indikator dalam pelaksanaan akreditasi yaitu termuat dalam usaha peningkatan mutu dan keselamatan pasien.

Berdasarkan hasil pelaporan di Klinik Suherman pencatatan infeksi nosokomial terlapor bahwa rata-rata jumlah pasien phlebitis setiap bulan mencapai 10,3% jika dibandingkan angka kunjungan rawat inap dan saat ini klinik suherman sedang dalam masa penyusunan borang akreditasi untuk segera diajukan.

Hal ini menunjukkan angka yang cukup tinggi, dimana selama ini belum ada persamaan persepsi terkait bagaimana teknik aseptik pemasangan infus untuk pencegahan phlebitis serta bagaimana evaluasi serta penanggulangan kejadian phlebitis di klinik suherman.

Politeknik Negeri Jember memperhatikan masalah tersebut. Menurut ketua tim pengabdian Polije, Rossalina Adi Wijayanti, S.KM, M.Kes, kegiatan pengabdian pada masyarakat bertujuan untuk peningkatan Mutu Pelayanan Rawat Inap Melalui Penanggulangan Phlebitis di Klinik dr. M. Suherman Jember.

Rossalina menjelaskan, bentuk kegiatan berupa Pelatihan konsep pemasangan infus aseptik dan cara pemantauan phlebitis, Penerapan budaya pemasangan infus aseptik dan cara pemantauan phlebitis, Evaluasi untuk keberhasilan program.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kejadian phlebitis di klinik suherman dapat dihindari serta dapat dievaluasi dengan baik sehingga terdapat peningkatan mutu layanan di rawat inap, ” ujar Rossalina.

Sementara itu, anggota tim pengabdian Polije dr. Novita Nuraini, M.A.R.S mengungkapkan, hasil kegiatan menunjukkan semua pihak yang terlibat ikut berperan aktif dan sangat antusias dalam mengikuti semua proses pengabdian, mulai dari saat persiapan hingga tahapan evaluasi.

“Pihak mitra dalam hal ini klinik suherman mulai dari jajaran manajemen klinik sampai tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) mendukung penuh berjalannya pelatihan,” kata dr Novita.

Tim pengadian Polije berharap kegiatan ini dapat berkesinambungan sehingga akan ada peningkatan pengetahuan berkelanjutan tentang pencegahan dan penanggulangan phlebitis, komitmen yang kuat setiap pihak, evaluasi secara berkala.(ros/sal)

Check Also

Edarkan Okerbaya di Lapangan, Muslim Diringkus

Jember- Nasib sial dialami oleh Muslim bin Waras Sudarsono (31) asal Patrang, dimana saat mengedarkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *