Home / BERITA UTAMA / Polije Tingkatkan Produksi UKM Kacang Klici dengan Perbaikan Teknologi Proses dan Kemasan

Polije Tingkatkan Produksi UKM Kacang Klici dengan Perbaikan Teknologi Proses dan Kemasan

Jember- Pengabdian pada masyarakat oleh dosen merupakan sumbangsih dari perguruan tinggi untuk membantu berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat Indonesia, yang diharapkan dapat menjawab tantangan dan membantu menyelesai permasalahan serta meningkatkan ekonomi di masyarakat.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat bertema Perbaikan Teknologi Proses Dan Kemasan ini dilaksanakan di UKM Kacang Klici Jimbaran Desa Kaliwates, Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember dan dilakukan oleh tim dosen dari Program Studi Teknologi Rekayasa Pangan (PS. TRP) dan Program Studi Teknologi Industri Pangan (PS. TIP) yang tergabung dalam satu Jurusan Teknologi Pertanian (Jurusan TP) Politeknik Negeri Jember (Polije).

Tim pengabdian diketuai oleh Ir Wahyu Suryaningsih, MSi yang dibantu oleh 2 orang anggota yakni Dr. Titik Budiati,MSc dan Ir. Bambang Poerwanto, MP, serta melibatkan 2 orang mahasiswa PS. TIP semester V yaitu Nafilla A. Putri Firdausia dan Dimas Triyadi Ramdani.

Ketua tim pengabdian, Wahyu Suryaningsih menuturkan, kegiatan pengabdian pada masyarakat ini membantu permasalahan salah satu mitra industri kecil yang memproduksi kacang kupas goreng yang dikenal dengan kacang klici yaitu UKM Kacang Klici Jimbaran yang beralamat di Perum Griya Mangli Indah AA 34 Jember.
Usaha kecil menengah (UKM) kacang klici jimbaran merupakan industri usaha skala rumah tangga yang sedang merintis untuk menjadi pengusaha lebih eksis dan besar.

“Kegiatan pengabdian ini mengatasi permasalahan teknologi produksi menghilangkan minyak setelah penggorengan dengan memberi bantuan alat spinner dan teknologi kemasan menggunakan standing pot,” ujar Wahyu.

Anggota tim Titik Budiati menceritakan, sebelumnya mitra industri meniriskan minyaknya dengan kertas tissue. Kegiatan pengabdian ini juga memberikan bantuan alat peniris minyak metode sentrifugal (spinner) berkapasitas 5 kg/10 Liter proses, motor 3 pk kepada mitra mampu mempercepat waktu proses pengolahan sebesar 75 persen dari proses sebelumnya dan mengurangi kandungan minyak produk sebesar 25 persen dibandingkan penirisan dengan tissue

“Selain itu menghasilkan produk kacang goreng yang garing, gurih, sangat renyah, berasa manis dan tidak berminyak.
Perbaikan teknologi kemasan dengan menggunakan kemasan plastik standing pot. Kemasan ini mampu memberikan penampilan yang produk yang lebih menarik saat didisplay,” terang Titik.

Sementara itu, anggota tim Bambang Poerwanto memaparkan hasil evaluasi kegiatan yang menunjukkan hasil yang menggembirakan, bahwa UKM kacang klici jimbaran mampu meningkatkan omzet produksi sebesar 35 persen. Terjadi penurunan kadar minyak dalam produk 75% dari kacang goreng dan produk yang dihasilkan lebih garing dan lebih renyah serta berasa manis dari sebelum penerapan spinner. Terjadi peningkatan dan perluasan pemasaran, karena kacang ini banyak digunakan sebagai oleh-oleh terutama pada saat hari raya idul fitri

“Kendala yang terjadi adalah kelangkaan bahan baku kacang tanah. Kacang yang digunakan adalah kacang tanah tuban dengan kriteria sifat kulit berwarna merah tua, butiran sedang tidak besar. Penggunaan kacang tanah selain jenis tersebut ternyata mempengaruhi karakteristik sifat organoleptik kacang klici gorang jimbaran,” pungkas Bambang.(yu/sal)

Check Also

Tingkatkan Performa Atlet Basket, Polije bareng Perbasi Implementasikan Teknologi Sport Science

Jember- Di Indonesia, bola basket merupakan salah satu olah raga favorit untuk ditonton dan dimainkan. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *