Home / OPINI / Sepak Bola dan Kericuhan di Jember

Sepak Bola dan Kericuhan di Jember

OLEH: SALIM UMAR

Gelaran sepak bola antara Persebaya dengan Semeru fc Lumajang di Jember Sport Garden (JSG) Jember, menjadi hari buruk buat Jember.  Kericuhan antara bonek dengan kelompok massa yang diduga dari perguruan silat itu terjadi di beberapa wilayah menjelang pertandingan.

Mungkin dalam sejarah Jember, baru sekarang ada kericuhan semacam itu. Ironisnya lagi, bukan tim Jember seperti Persid atau Jember United yang main, namun tim luar kota yang meminjam stadion JSG Jember.

Petugas Polisi Resor Jember harus berjibaku menyisir dan mencegah pertikaian yang memakan korban tersebut.

Pertikaian bonek dengan ratusan  massa dari perguruan silat itu diduga merupakan imbas dari kejadian kedua kelompok itu sebelumnya di Surabaya yang mengakibatkan dua orang pendekar tewas.

Pemkab Jember pihak yang paling bertanggung jawab mengijinkan pertandingan dan penggunaan stadion tak tampak, dari pagi hingga malam Bupati Faida tak melakukan upaya-upaya menyelesaikan masalah atau minimal menenangkan kedua belah pihak yang bertikai.

Apresiasi masyarakat  disematkan pada Kapolres dan jajaran yang bertugas. Pun juga dengan Ketua fraksi PKB yang turun menyewakan beberapa bus untuk membantu Polres Jember memulangkan suporter Persebaya yang terkurung dalam stadion.

Sejatinya kericuhan ini bisa diantisipasi jika Pemkab tanggap situasi. Rentetan kejadian sebelumnya di Surabaya seharusnya sudah bisa jadi pegangan untuk melarang pertandingan itu di Jember.

Tak ada keuntungan yang didapat dari pertandingan itu, kecuali situasi mencekam yang justru dialami masyarakat Jember. Para pedagang yang dilewati massa itu juga harus menutup warungnya, mereka khawatir akan terjadi sesuatu pada mereka.

Kedepan ini harus menjadi pelajaran, agar kejadian serupa tak terulang. Tak hanya itu, pihak-pihak yang bertanggung jawab dari Pemkab sampai kelompok yang bertikai juga harus mempertanggung jawabkan kejadian tersebut.

Masyarakat Jember cinta damai, terbuka untuk investasi, jangan sampai kejadian-kejadian serupa membuat preseden buruk untuk Jember.

Check Also

Narkoba jadi Masalah Sistemik, Memberantasnya Semakin Sulit

Oleh: Sania Nabila Afifah (Komunitas Muslimah Rindu Jannah ) Narkoba barang haram yang dilarang oleh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *