Home / BERITA UTAMA / Bekraf Gandeng Mahasiswa Kembangkan Kewirausaahan Era Digital

Bekraf Gandeng Mahasiswa Kembangkan Kewirausaahan Era Digital

Jember- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar program pelatihan kewirausahaan bagi mahasiswa Jember. Program pengembangan kapasitas BYTE (Bekraf Young Technology Entrepreneurs) diselenggarakan pada 27-28 Februari 2019 di Hotel Dafam Lotus, Jember, Jawa Timur.

BYTE fokus pada optimalisasi strategi bisnis di era digital. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mendorong pengusaha milenial agar dapat mempertahankan dan mengembangkan bisnis mereka.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jember Anas Makruf dalam sambutannya sangat mengapresiasi perhatian Bekraf untuk Kabupaten Jember.

“Terima kasih, hampir setiap tahun Jember diperhatikan oleh Bekraf. Ini nyambung sama program Pemkab,” kata Anas.

Anas berpesan para anak muda mahasiswa benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik dan seksama.

“Kita perlu jaringan untuk membesarkan bisnis kita. Adik-adik bisa berkolabarasi dengan pengusaha yg sudah jadi termasuk memberikan ide-ide kreatif untuk menjaga dan membangun bisnisnya. Bantu kami memajukan ekonomi kreatif di Jember,” pungkas Anas.

Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif, Poppy Savitri menerangkan, Jember terpilih menjadi salah satu lokasi diselenggarakannya BYTE 2019 karena memiliki potensi pengusaha milenial yang diharapkan muncul dari 17 Perguruan Tinggi yang ada di Jember.

“BYTE diselenggarakan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM dalam bentuk fasilitasi edukasi mengenai bagaimana mengembangkan usaha dari sisi desain produk, memahami konsep bisnis, melakukan foto produk serta melakukan presentasi produk yang baik, dan bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap peluang di pasar,” ucap Poppy.

BYTE menargetkan, sekitar tiga ratus pengusaha milenial dari lima kota yang akan mengikuti kegiatan ini, kemudian akan dipilih lima puluh peserta yang memiliki potensi untuk di kembangkan. Peserta yang terpilih akan mendapatkan pelatihan untuk memperkuat platform bisnisnya.

Dukungan Bekraf akan dilanjutkan pada sepuluh peserta terbaik untuk mendapatkan pelatihan intensif dalam mematangkan konsep bisnisnya. Akhirnya mereka akan diseleksi kembali menjadi 3 terbaik yang akan mendapatkan fasilitasi Business Development Program. Kedepannya ke tiga orang ini dapat mengikuti program di kedeputian lain di BEKRAF, seperti BEKUP, BE-X, Go Start-Up Indonesia, dan lain-lain.

Poppy berharap Bekraf bisa ikut berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif Jember melalui peningkatan kualitas SDM khususnya di kalangan pengusaha milenial dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital.

BYTE di Jember ini di ikuti peserta oleh 60 pemuda dan mahasiswa. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan para narasumber dan pakar dibidangnya seperti Firstman Marpaung CEO Giamomoe, Frans Bona founder Aksi Nusantara, Carlo Alexander Commication Desain Potsdam Universitat, Yohannes Suladji dari Silver Medal, WWSS Citibank Asia Pasific.

Risa Umami mahasiswa Unej mengaku senang mengikuti kegiatan Bekraf. “Pelatihan ini membuat saya mereset ulang pola bisnis saya yang konvensional menjadi lebih maju di era digital ini,” kata Risa. (sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Salam – Ifan Akan Perkuat Sektor Pertanian

Jember- Sektor pertanian harus diperhatikan pemerintah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada masa mendatang. Sebab …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *