Home / BERITA UTAMA / Dinilai Hamburkan Uang Rakyat, Banggar Kepras Anggaran 1,2 Milyar Mobil Dinas Bupati

Dinilai Hamburkan Uang Rakyat, Banggar Kepras Anggaran 1,2 Milyar Mobil Dinas Bupati

Alphard (ilustrasi)

Jember- Mobil jenis station wagon senilai Rp 1,2 Milyar yang diusulkan Bagian Pembangunan untuk kebutuhan operasional Bupati rupanya akan ditempatkan di DKI Jakarta. Namun, karena dinilai tidak efisien dan menghambur-hamburkan uang rakyat, Badan Anggaran DPRD Jember merekomendasikan untuk memangkas anggaran tersebut. Hal ini terungkap saat rapat Finalisasi KUA-PPAS Perubahan APBD 2017, Jumat pagi.

Kabag Pembangunan Pemkab Jember, Sugiarto Abdul Gani menjelaskan, selain diperuntukkan bagi tamu-tamu dari Pusat, Mobil Dinas tersebut juga akan digunakan oleh Bupati saat melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah pusat. Pasalnya, Bupati diprediksi bakal sering melakukan kunjungan kerja ke Jakarta terkait perencanaan pembangunan Bandara Noto Hadinegoro.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi alasan yang disampaikan Kabag Pembangunan tersebut tidak bisa diterima akal sehat. Menurutnya, Pemkab Jember tidak perlu menyediakan mobil operasional bagi tamu Bupati karena pertemuannya di Jakarta. Dia juga menilai alasan ditempatkannya mobil dinas tersebut di Jakarta untuk kebutuhan Bupati saat melakukan kunjungan kerja di pusat sama sekali tidak efisien. Selain jarang digunakan setiap kunjungan Bupati dan semua OPD sudah dianggarkan untuk kebutuhan operasionalnya, termasuk untuk kepentingan transportasi.

Sugiarto sempat meminta maaf dan menarik pernyataan bahwa mobil tersebut akan ditempatkan di Jakarta. Kendati demikian, Badan Anggaran sudah berketetapan merekomendasikan untuk memangkas anggaran tersebut dan dialihkan untuk kepentingan yang lebih urgent, seperti pengadaan tapping box untuk mencegah terjadinya kebocoran pajak restoran dan hotel. (riq/sal)

 

Check Also

Polije Kembangkan Teknologi Kompos Limbah Ternak di Jember

Jember-Permasalahan yang dialami oleh kelompok ternak UD Gumukmas Multifarm Jember adalah banyaknya limbah kotoran domba …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *