Home / BERITA UTAMA / Dinkes Teledor, Puluhan Rekanan Tak Terbayar

Dinkes Teledor, Puluhan Rekanan Tak Terbayar

Kepala Dinkes Jember Nurul Qomariyah

Jember- Rekanan Dinas Kesehatan yang mengerjakan proyek fisik sampai hari ini belum terbayar. Padahal mereka sudah menyelesaikan pekerjaan dan pertanggungjawabannya, sejak tanggal 26 Desember lalu sesuai kontrak. Akibatnya 70 rekanan terancam harus menanggung denda keterlambatan pinjaman ke perbankan.

Salah satu kontraktor yang mendapat paket rehab Puskesmas Pembantu berinisial AF menjelaskan, sekitar 70 lebih rekanan yang sudah menyelesaikan pekerjaannya, Rabu pagi diundang di Kantor Dinas Kesehatan. Kepala Dinkes Nurul Qomariyah mengatakan, pihaknya tidak tahu jika ada perubahan sistem pelaporan online. Sehingga ketika stafnya tahu di penghujung tahun, data yang dimasukkan terlambat sehingga tidak bisa dicairkan.

AF menjelaskan, rekanan tidak bisa menerima alasan tersebut. Sebab hampir seluruh rekanan hutang uang di bank untuk modal mengerjakan proyek tersebut. Sehingga ketika dinas terlambat membayar, tentu bank juga akan memberlakukan denda keterlambatan pembayaran. Karena Kadinkes tidak bisa memberikan solusi terkait persoalan ini, rencana rekanan akan berkirim surat langsung kepada bupati.

“Selama ini memang tidak aturan yang mengharuskan dinas membayar denda kepada rekanan jika terlambat membayar. Tetapi tentu saja rekanan juga tidak mau dirugikan, karena faktanya rekanan sudah menyelesaikan semua pekerjaannya sesuai kontrak,” ujar AF.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jember Nurul Qomariyah, sejak Rabu siang hingga berita ini diturunkan belum berhasil di konfirmasi, saat dihubungi telefon selularnya selalu direject. (si/sal)

(berita ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut yang diupayakan dalam waktu secepatnya.)

Bagikan Ke:

Check Also

Ribuan Mahasiswa Kepung DPRD Jember, Tolak UU Cipta Kerja

Jember – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Jember Menggugat menggelar aksi menolak UU Cipta …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *