Home / BERITA UTAMA / Hoax, Pemutihan SIM yang Viral di Medsos

Hoax, Pemutihan SIM yang Viral di Medsos

Jember- Informasi yang viral di media sosial terkait  pemutihan SIM tanpa tes sejak tanggal 2 hingga 7 April, merupakan kabae hoax atau berita bohong hal itu dikatakan Kasat Lantas Polres Jember AKP Prianggo Parlindungan Malau. Sebab sesuai aturan, pemilik SIM yang sudah lewat masa berlakunya harus mengurus kembali dari awal.

Kepada sejumlah wartawan Prianggo menjelaskan, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2012, SIM tidak mempunyai kekuatan hukum dengan beberapa sebab,di antaranya sudah habis masa berlakunya, dalam keadaan rusak dan tidak terbaca lagi, diperoleh dengan cara tidak sah, data yang terdapat dalam SIM diubah, dan SIM dicabut berdasarkan putusan Pengadilan. Bahkan sesuai pasal 28 ayat 2 dan 3, perpanjangan yang dilakukan setelah lewat waktu masa waktunya, harus dilakukan melalui mekanisme pengajuan kembali dari awal.

Sehingga kabar tentang adanya pemutihan SIM khusus SIM mati dapat diperpanjang tanpa melalui ujian tes ulang pada tanggal 2 hingga 7 April yang viral di media sosial merupakan kabar bohong. Karena itu prianggo meminta masyarakat, tidak mempercayainya dan tidak ikut-ikutan menyebar luaskan kabar bohong tersebut di media sosial.

Lebih lanjut Prianggo agar masyarakat mempertanyakan langsung kepada petugas, jika mendapat informasi seputar SIM yang diragukan kebenarannya. Sebab, dengan kemajuan teknologi saat ini, terkadang orang merasa frustasi karena tidak kunjung lulus lulus tes SIM, sering menyebarkan kabar bohong yang justru meresahkan masyarakat. (Si/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Universitas Jember Dorong Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus

Jember- Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (UNEJ), Nurul Ulya Luthfiyana, SST., M.K.M., Arina Mufida …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *