Inggris sita jet pribadi yang diduga terkait dengan oligarki Rusia

Pemandangan udara hanggar Norman Foster di Bandara Farnborough, dulunya Royal Aircraft Corporation.

David Dewi | Getty Images Berita | Gambar Getty

LONDON (Reuters) – Inggris mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menyita sebuah jet pribadi yang terkait dengan oligarki Rusia Roman Abramovich di bawah sanksi penerbangan baru yang dikenakan pada negara paria itu di tengah invasi yang sedang berlangsung ke Ukraina.

Pesawat itu dikatakan terkait dengan miliarder kelahiran Soviet Eugene Shvidler, yang dekat dengan pemilik Chelsea FC, Abramovich, yang pekan lalu memulai penerbangan. Fire menjual aset Inggrisnya Di tengah meningkatnya tekanan pada lingkaran dalam Presiden Vladimir Putin.

Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps mengatakan pesawat itu ditahan di Bandara Farnborough, di pinggiran London, dan sedang menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Ini adalah bagian dari sanksi baru, yang akan diabadikan dalam undang-undang pada hari Rabu, yang memberi pihak berwenang hak untuk menyita pesawat Rusia dan melarang ekspor penerbangan atau barang terkait ruang angkasa ke Rusia.

Ini termasuk larangan pesawat apa pun yang dimiliki, dioperasikan atau disewa oleh siapa pun yang terkait dengan Rusia atau individu atau entitas tertentu, dan akan mencakup wewenang untuk menahan pesawat apa pun yang dimiliki oleh orang yang terkait dengan Rusia, kata Kantor Luar Negeri Inggris dalam sebuah pernyataan.

CNBC Politik

Baca lebih lanjut liputan politik CNBC:

Ini juga merupakan pelanggaran pidana bagi setiap pesawat Rusia untuk terbang atau mendarat di Inggris

Belum jelas apakah pesawat yang ditangkap, yang terdaftar di Luksemburg dan bukan Rusia, berada di bawah yurisdiksi baru Inggris. Namun, pihak berwenang mengatakan mereka bekerja dengan Otoritas Penerbangan Sipil untuk mengklarifikasi rinciannya.

READ  FOTO AP: 10 minggu di Ukraina, yang membuatnya sulit untuk melupakan foto

Shvidler, yang memperoleh kekayaannya selama privatisasi industri Rusia, tentu memiliki hubungan langsung dengan Kremlin serta melalui hubungan pribadi dan bisnisnya dengan Abramovich. Abramovich sendiri sejauh ini menghindari hukuman langsung.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan langkah-langkah baru itu ditujukan untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Putin dan sekutunya.

“Melarang pesawat berbendera Rusia dari Inggris dan menjadikannya pelanggaran pidana untuk menerbangkannya akan menyebabkan lebih banyak kerugian ekonomi bagi Rusia dan mereka yang dekat dengan Kremlin.” kata Truss dalam sebuah pernyataan.

Larangan ekspor penerbangan atau barang-barang yang berhubungan dengan ruang angkasa meluas ke kebijakan asuransi dan reasuransi. Ini berarti bahwa pertanggungan asuransi pada polis yang ada akan ditarik dan perusahaan asuransi dan reasuradur yang berbasis di Inggris tidak akan dapat membayar klaim atas polis yang ada di sektor tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.