Home / BERITA UTAMA / Pemkab Jember Terancam Tak Dapat DAK

Pemkab Jember Terancam Tak Dapat DAK

Jember –Pemkab Jember terancam tidak akan mendapatkan transfer dana perimbangan dari pusat yang berupa Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal tersebut implikasi dari APBD Jember 2018 yang masih dalam proses pembahasan antara Pemkab dan DPRD Jember.

Anggota DPR RI Komisi XI M. Nur Purnamasidi beberapa waktu lalu mengatakan, keterlambatan pembahasan APBD di Jember ini dianggapnya tidak masuk akal. Hal ini berkaitan tugas normatif antara legislatif dan eksekutif di daerah.

Padahal menurut Bang Pur panggilan akrabnya,  Peraturan Daerah APBD Jember 2018 ini sangat penting.

“Dengan keterlambatan ini dampaknya banyak program-program pembangunan yang terkena imbasnya di tahun 2018,” jelas legislator Partai Golkar ini.

Salah satunya keterlambatan memulai pembangunan jika dibandingkan daerah lain yang sudah memiliki Perda APBD 2018 sebelum tahun anggaran disahkan.

Bukan hanya itu, hal ini juga berdampak pada transfer anggaran pusat kepada daerah.

“Tentu pemerintah pusat kan juga punya aturan main,” katanya.

Dimana jika ada pemerintah daerah belum memiliki APBD atau terlambat dalam pembahasannya, ini diakuinya memiliki pandangan yang aneh di pusat.

“Ini berarti daerah tidak bisa menujukkan keseriusannya dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerahnya,” tuturnya. Padahal, diakuinya jika Perda APBD ini sangat penting manfaatnya untuk daerah dan bagi pemerintah pusat.

“Tanpa Perda APBD, Pusat tidak punya alasan untuk menyalurkan anggaran itu,” tegasnya.

Landasan untuk menyalurkan apa, termasuk Dana Alokasi Khusus ini nantinya masuk ke daerah melalui APBD. Dirinya mengatakan jika hal ini hal yang tidak bisa diutak atik dan sudah pasti.

“Tidak ada dasar memasukkan DAK. Jika pusat tetap memaksakan (DAK ke daerah tanpa APBD) maka itu kesalahan,” tegasnya. Dan ini tentu akan menjadi perhatian dari pemerintah pusat.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kedepankan kepentingan yang lebih besar yakni masyarakat dan pembangunan. Karena memang tujuannya sama yakni untuk peningkatan kesejahtaran di masyarakat Jember. (ra/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Kapolda Jatim Buka Lomba MTQ XIV Kapolda Cup Melalui Video Virtual

Surabaya – KAPOLDA, Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pangdam V Brawijaya, Pangko …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *