Home / BERITA UTAMA / Perbup Masih Belum Ada, Dinsos Anggarkan Biaya Hidup Pendamping

Perbup Masih Belum Ada, Dinsos Anggarkan Biaya Hidup Pendamping

Kepala Dinas Sosial Jember Isnaini Dwi Susanti

Jember- Dinas Sosial Pemkab Jember mengusulkan tambahan anggaran Rp1,35 Milyar dalam Perubahan APBD 2017 untuk ongkos transportasi pendamping pasien fakir miskin selama di Rumah Sakit. Sayangnya, hingga detik ini Peraturan Bupati yang mengatur anggaran tersebut masih belum ada.

Kepala Dinas Sosial Jember Isnaini Dwi Susanti mengatakan, alokasi anggaran ongkos transportasi untuk keluarga pasien fakir miskin didasarkan pada fakta kesulitan yang dialami mereka selama ini. Meski sudah ada program JKN PBID dan program kesehatan melalui Surat Pernyataan Miskin (SPM), ternyata masih banyak keluarga miskin yang tidak mau ke rumah sakit karena kesulitan biaya hidup selama menunggu di rumah sakit. Untuk itulah, dalam P-APBD 2017 ini pihaknya mengusulkan anggaran untuk biaya hidup keluarga pasien miskin sebesar Rp 75 ribu perhari. Jika perhari sebanyak 200 warga miskin yang mengajukan SPM, dalam waktu 3 bulan ke depan asumsi anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 1,35 Milyar.

Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi menyebut bahwa usulan tersebut bukanlah uang transportasi, melainkan biaya hidup pendamping pasien miskin. Ayub sangat sepakat jika anggaran tersebut digunakan benar-benar untuk meringankan beban keluarga miskin. Namun, payung hukum untuk alokasi anggaran biaya hidup ini ternyata masih belum ada. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar pemkab Jember segera membuat payung hukum berupa Peraturan Bupati tersebut agar tidak terjadi persoalan hukum di kemudian hari.

Atas persoalan ini, Dinas Sosial menyatakan sanggup untuk membuat Perbup tersebut, dan akan segera berkoordinasi dengan Bagian Hukum Pemkab Jember.(riq/sal)

Check Also

Polije Tingkatkan Potensi Bahasa Inggris Siswa Madrasah Aliyah As-Shofa Melalui Aplikasi Duolingo

Jember – Dosen Politeknik Negeri Jember (POLIJE) Vigo Dewangga, Michael Joko Wibowo, dan Nila Susanti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *