Home / PENDIDIKAN / Polije Bantu Usaha Kue Apem Selong dan Putu Dahlok Jember di Tengah Pandemi Covid-19

Polije Bantu Usaha Kue Apem Selong dan Putu Dahlok Jember di Tengah Pandemi Covid-19

Jember- Politeknik Negeri Jember (POLIJE) terus meningkatkan kontribusi pada masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat yang rutin dilakukan setiap tahun. Polije terus menunjukkan Upaya yang dilakukan polije untuk meningkatkan minat dosen dalam melaksanakan program pengabdian adalah melalui pemberian dana hibah PNBP untuk proposal yang telah diseleksi.

Tahun ini Program Pengabdian Masyarakat POLIJE berfokus untuk perannya dalam membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak pandemi Covid-19.
Dr. Sumadi, SE., MM merupakan salah satu dosen POLIJE yang saat ini bersama dengan timnya melakukan program pengabdian kepada masyarakat tahun 2020 yang berfokus untuk membantu UMKM Kue Apem Selong dan Putu Dahlok yang terdampak pandemi COVID-19.

Sumadi panggilan akrab dosen Program Studi Akuntansi Sektor Publik ini menjadi ketua pada pengabdian yang dilakukan dengan judul ‘Penanganan Dampak Covid-19 Melalui Peningkatan Kualitas Usaha Apem Selong dan Putu Dahlok di Kabupaten Jember’.

Program studi yang terbilang cukup baru di Polije yaitu program studi akuntansi sektor publik. Pada kegiatan ini beliau dibantu dengan 2 orang dosen dan 2 orang mahasiswa dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik yaitu Rahma Rina Wijayanti, SE, M.Sc, Ak. sebagai anggota, Oryza Ardhiarisca, SE, S.Si, M.ST, sebagai anggota, dibantu 2 mahasiswa Hisyam Habibi dan Nurulita.

Sumadi juga dibantu oleh dosen dari luar Politeknik Negeri Jember yaitu Rediyanto Putra untuk memperlancar proses pelaksanaan kegiatan program pengabdian ini.

“Program pengabdian ini dilakukan pada usaha kue apem selong dan putu dahlok ditujukan untuk memecahkan masalah terkait kualitas tempat usaha, proses produksi, manajemen keuangan, pemasaran, dan produk yang terjadi selama ini. Selain itu, usaha kue apem selong dan putu dahlok ini juga merupakan salah satu usaha yang terimbas adanya pandemi COVID-19 karena adanya himbauan social distancing dan penutupan ruas jalan menuju Alun-alun kota akibat dari menyebarnya wabah Covid-19, sehingga waktu untuk berjualan menjadi lebih sedikit” ujar Sumadi.

Program pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu pemberian peralatan untuk menunjang proses produksi seperti kukusan putu dan kompor, perbaikan kualitas sarana dan prasarana dengan memberika meja, kursi dan tenda untuk pengunjung, pemberian fasilitas cuci tangan yang berguna untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, pelatihan manajemen keuangan, dan pelatihan e-marketing.

Dr. Sumadi, SE, MM. menuturkan, target yang ingin dicapai dari pengabdian ini adalah usaha Apem Selong dan Putu Dahlok dapat memiliki peningkatan kualitas usaha, sehingga mampu menciptakan kesejahteraan yang lebih tinggi.

Pemilik usaha apem selong dan putuh dahlok, Prihatiningsih, menyampaikan bahwa dia merasa senang atas adanya program bantuan ini karena dapat menyelesaikan masalah-masalah yang sudah lama dihadapi. Prihatiningsih juga berharap program pengabdian ini bisa terus dijalankan untuk bisa menciptakan usaha-usaha yang mandiri.

Bagikan Ke:

Check Also

Polije Lakukan Pencegahan Penyebaran Pandemi Covid-19 Secara Social Distancing Melalui Penerapan E-Government Desa Kemuning Lor Jember

  Jember – Politeknik Negeri Jember (POLIJE) menjalin kerjasama dengan Desa Kemuning Lor. Kerjasama dijalin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *