Home / PENDIDIKAN / Polije beri Pelatihan Komunikasi Efektif Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Pokdarwis Damarwulan

Polije beri Pelatihan Komunikasi Efektif Bahasa Inggris untuk Tingkatkan Kunjungan Wisatawan di Pokdarwis Damarwulan

Jember- Komunikasi efektif sangatlah penting dalam melayani wisatawan (wisman) di lokasi wisata khususnya Bahasa Inggris untuk melayani wisman asing. Hal ini akan memberikan kesan dan hubungan yang baik bagi wisman agar mendapatkan informasi tentang lokasi yang dikunjunginya.

Selain itu juga dapat mengoptimalkan peran masyarakat terutama pengelola obyek wisata. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Damar Wulan juga merasakan hal yang sama tentang pentingnya komunikasi efektif ini.

Pokdarwis Damar Wulan berada di salah satu desa wisata di kabupaten Jember yaitu desa Sumbersalak kecamatan Ledokombo. Pokdarwis ini mengelola obyek wisata yaitu air terjun Damar Wulan dan Anjasmoro yang menjadi ikon wisata di desa ini. Nama Pokdarwis ini pun juga di ambil dari nama air terjun yang berada di desa Sumbersalak. Dengan ketinggian air terjun yang mencapai 15 meter serta aliran mata air pegunungan alami gunung Raung, di tempat wisata ini pengunjung dapat menikmati pemandangan alam, berswafoto, mandi, atau berenang di sendang (kolam) yang berada di bawah air terjun tersebut. Air terjun ini juga disebut “little niagara” karena air terjunnya bertingkat seperti air terjun Niagara tetapi debit air dan luasnya lebih kecil.

Ratusan wisatawan dari kabupaten Jember dan mancanegara seperti Eropa dan Asia sangat antusias untuk mengunjungi desa wisata ini. Pengunjung datang karena tertarik dengan cerita atau mitos Kerajaan Majapahit (cerita napak tilas Damar Wulan).

Akan tetapi potensi wisata yang sedemikian ini belum diimbangi dengan kemampuan berkomunikasi bahasa Inggris yang baik sehingga Pokdarwis masih memerlukan pelatihan untuk dapat berkomunikasi efektif berbahasa Inggris yang lebih baik.

Tim dosen dari jurusan Bahasa, Komunikasi, dan Pariwisata Politeknik Negeri Jember (Polije) yaitu Titik Ismailia, Muhammad Dzulkifli, dan Alfi Hidayatu Miqawati melakukan pelatihan komunikasi efektif bahasa Inggris untuk membantu permasalahan yang dihadapi mitra yaitu minimnya keterampilan dan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris pemandu wisata (tour guide) untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan terutama wisatawan asing yang tidak menguasai bahasa Indonesia dan menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi.

Titik Ismailia menjelaskan, bahwa kegiatan pelatihan ini akan membantu anggota Pokdarwis dalam melakukan komunikasi secara lisan dalam bahasa Inggris pada tingkat operasional dasar meliputi bagaimana melakukan percakapan dasar dan sehari-hari.

“Seperti menyambut tamu, memberikan salam perpisahan, dan melayani tamu, baik secara tatap muka maupun melalui telepon, menggunakan kalimat yang sopan santun, bertransaksi sederhana atau memberikan bantuan, dan menjelaskan informasi dan fasilitas terkait objek wisata dalam bahasa Inggris,” kata Titik Ismailia.

Muhammad Dzulkifli juga menerangkan, bahwa kegiatan pelatihan yang dilakukan dengan praktek langsung yang melibatkan mahasiswa program studi Bahasa Inggris Polije sebagai patner berbicara dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November dengan frekuensi pertemuan satu kali seminggu diikuti oleh 21 peserta.

Sementara itu, Alfi Hidayatu Miqawati mengatakan, bahwa materi yang diberikan akan membantu pengelola dalam berinteraksi dengan wisaman khususnya asing yang datang ke desa wisata ini.

“Selain itu juga dapat memberikan informasi tentang produk yang dihasilkan masyarakat sekitar lokasi wisata sekaligus memasarkannya. Dengan demikian wisman akan merasa nyaman dengan pelayanan masyarakat ini,” kata Alfi.

Woko selaku Plt Kepala Desa Sumbersalak sangat mendukung program pengabdian ini karena masyarakat menjadi terbantu untuk belajar berkomunikasi efektif khususnya dalam Bahasa Inggris.

Sementara itu, Iwan selaku pengurus Pokdarwis yang selama ini menjadi tempat bertanya jika ada kesulitan dengan wisman merasa bahwa Pokdarwis Damar Wulan akan lebih percaya diri dalam mengelola obyek wisata karena telah mampu untuk berkomunikasi dengan wisman asing yang datang setiap minggunya.

Check Also

Polije Rekrut Praktisi Menjadi Dosen Industri

Melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau Jember- Memanfaatkan peluang dan tantangan di era revolusi industry 4.0 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *