Home / BERITA UTAMA / Polije Beri Pendampingan Kelompok Ternak Sapi Potong, ‘Perbaikan Angka Service per Conception melalui Pemanfaatan Kalender Reproduksi

Polije Beri Pendampingan Kelompok Ternak Sapi Potong, ‘Perbaikan Angka Service per Conception melalui Pemanfaatan Kalender Reproduksi

Jember- Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk tridarma perguruan tinggi yang wajib dijalankan bagi seluruh civitas akademika yang ada di perguruan tinggi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk menjawab seluruh permasalahan yang ada pada masyarakat dengan memanfaatkan pengetahuan ataupun teknologi tepat guna, dengan kegiatan ini diharapkan secara langsung akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Jember Ini diketuai Nurkholis, S.Pt, MP, dengan anggota, Suluh Nusantoro, S.Pi, M.Sc, dan drh Aan Awaludin, M.Sc serta dibantu dua mahasiswa Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Negeri Jember mengambil topik peningkatan efisiensi reproduksi sapi potong di kelompok “Sido Makmur” yang berada di desa Umbulrejo, kecamatan Umbulsari, kabupaten Jember.

Ketua program pengabdian Nurkholis, S.Pt, menjelaskan, peningkatan efisiensi reproduksi sapi potong dianggap penting mengingat keberhasilan pemeliharaan sapi potong dengan tujuan menghasilkan anak sebagai bibit terletak pada proses reproduksi.

“Penilaian efisiensi reproduksi khususnya pada sapi potong betina adalah dengan melihat angka service per conception,” ujarnya.

Suluh Nusantoro menerangkan, service per conception merupakan jumlah pelayanan inseminasi yang dibutuhkan oleh seekor betina sampai terjadinya kebuntingan atau konsepsi.

“Semakin kecil angka service per conception, maka nilai efisiensi reproduksi tinggi, sebaliknya jika angka service per conception tinggi maka nilai efisiensi reproduksi kecil,” katanya.

Sementara itu, drh Aan Awaludin memaparkan, Idealnya untuk angka service per conception berkisar antara 1,6 – 2. Peningkatan nilai efisiensi reproduksi dapat dilakukan dengan pemanfaatan kalender reproduksi, dimana kalender reproduksi berisikan mengenai fase atau peristiwa fisiologis selama siklus birahi pada sapi betina.

“Pengaplikasian kalender reproduksi akan membantu para anggota kelompok ternak “Sido Makmur” untuk memilih waktu yang tepat untuk proses inseminasi sehingga akan menghasilkan peluang besar untuk menghasilkan kebuntingan,” pungkas drh Aan Awaludin.

Bagikan Ke:

Check Also

Lawan Covid-19, Universitas Jember Bagi-Bagi Masker

Jember – Rektor Universitas Jember Iwan Taruna, bersama Pusat Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *