Home / BERITA UTAMA / Polije dan Desa Cangkring Cegah Stunting dengan Pangan Lokal Berbasis Pisang Berlin

Polije dan Desa Cangkring Cegah Stunting dengan Pangan Lokal Berbasis Pisang Berlin

Jember- Polije menyelenggarakan pengabdian masyarakat dengan bekerjasama dengan pemerintah desa Cangkring dengan mengadakan penyuluhan mengenai stunting dan pelatihan kepada masyarakat dengan mengolah buah dan kulit pisang berlin menjadi biskuit dan brownis yang kaya gizi untuk pencegahan stunting.

Tim pelaksana kegiatan ini adalah Ratih Putri Damayati, S.Gz, M.Si, Ayu Febriyatna S.ST, M.Gizi dan Firda Agustin, Ssi, M.Si.

Ratih Putri Damayati menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat dalam upaya pencegahan stunting dengan pemanfaatan pangan lokal pisang berlin dengan konsep zero waste process yaitu proses produksi bersih, seluruh bagian pisang baik buah maupun kulitnya yang dijadikan produk olahan pisang.

“Dengan teknik ini diharapkan dapat menjadi produksi yang ramah lingkungan dengan nilai ekonomis yang tinggi,” ujar Ratih.

Menurut Ratih, berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2018 Desa Cangkring menjadi desa yang memproduksi pisang terbesar ke-2 di Kecamatan Jenggawah yaitu sebesar 3.802 kw dan pisang berlin merupakan jenis pisang yang banyak ditemui di desa Cangkring.

Ayu Febriyatna menerangkan, teksturnya yang lembut menjadikan pisang sebagai buah yang ideal untuk bayi berusia minimal 6 bulan.

“Kandungan gizi yang dimiliki pisang berperan untuk mencegah masalah pencernaan dan mampu menjaga homeostasis glukosa dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan kekenyangan, dan mengurangi lapar bagi seseorang yang mengonsumsinya. Selain itu kandungan antioksidan yang tinggi pada kulit pisang baik untuk kesehatan,” kata Ayu.

Oleh karena itu, lanjut Firda Agustin,
pemanfaatan pisang sebagai bahan pangan lokal sangat potensial dimanfaatkan semaksimal mungkin dan menjadi terobosan dalam perbaikan ekonomi serta penanggulangan stunting dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

Sementara itu, Kepala desa Cangkring H.Heru Ali Wahyudi, S.IP berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menciptakan lapangan kerja dengan pengembangan kewirausahaan sehingga dapat menggantikan jajanan anak yang tidak sehat sehingga dapat tercapainya program pemerintah desa untuk pencegahan stunting.

Pelatihan ini mendapatkan respon positif dimana peserta mampu memperagakan kembali pembuatan olahan buah dan kulit pisang berlin ini.

“Alhamdulillah anak saya suka. Rasanya enak dan cara pembuatannya mudah,” kata Hamida salah satu peserta kegiatan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu 5 Oktober 2019 di YPP Mamba’ul Hikam dusun Krajan Desa Cangkring Jenggawah yang dihadiri oleh kepala desa, kader posyandu, ibu balita dan ibu-ibu yayasan YPP Mamba’ul Hikam.

Check Also

Terekam CCTV, Pembobol Konter Diringkus Polisi

Jember- Aksi bobol konter oleh dua pemuda berinisial AH, warga Tegal Besar Jember dan KR, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *