Home / PENDIDIKAN / Polije Gelar Pelatihan Manajerial, Pemasaran dan Pembuatan Masker Kain, Solusi Terhadap Tingginya Harga Masker

Polije Gelar Pelatihan Manajerial, Pemasaran dan Pembuatan Masker Kain, Solusi Terhadap Tingginya Harga Masker

Jember – Kasus COVID-19 di Indonesia yang meningkat setiap hari, tak terkecuali di Kabupaten Jember mengakibatkan harga semua jenis APD melambung tinggi dan langka akibat pasokan yang terhambat, termasuk diantaranya harga masker wajah (medis). Di tengah memburuknya kondisi akibat wabah COVID-19 terdorong keinginan Bu Busani agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap masker kain, maka dari itu berinisiatif untuk membuat beberapa masker kain dengan menggunakan kain perca.

Bu Busani adalah penjahit baju rumahan asal Dusun Kopang Krajan Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember yang berwirausaha sebagai penjahit baju sejak 2015. Bu Busani mencoba membuat masker kain dan menjualnya pada para tetangga, akan tetapi tidak banyak orang yang tertarik untuk membeli masker kain buatannya dikarenakan desainnya yang kurang menarik dan bahan yang kurang baik kualitasnya.

Bu Busani juga hanya memiliki satu mesin jahit yang sederhana yakni fungsi tunggal tanpa adaptor (manual) sehingga cukup berat dirasakan mitra saat mengoperasikan mesin jahit ini. Mitra sangat membutuhkan bantuan berupa mesin jahit portable untuk memudahkan dalam menjahit masker kain dan bahan (berupa kain, karet elastis, dan bahan tambahan lain) agar masker yang dihasilkan lebih bervariatif dan menarik.

Selain itu pada aspek manajemen mitra membutuhkan pembinaan berupa pelatihan bidang manajemen usaha jahit baju agar dapatmencapai keuntungan yang maksimal dan manajemen pemasaran sehingga mampu menjual masker pada daerah pemasaran yang lebih luas. Maka dari itu melalui kegiatan pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Jember tahun 2020 (sumber dana PNBP) yang diketuai oleh Naning Retnowati, S.TP., M.P. dan beranggotakan Dr. R. Alamsyah Sutantio, S.E., M.Si dan Alwan Abdurahman, S.H., M.M. berusaha untuk memberikan solusi terhadap permasalahan mitra dengan memberikan bantuan mesin jahit portable beserta bahan dan kelengkapan menjahit kepada Bu Busani.

Naning Retnowati menjelaskan, bantuan mesin jahit dirasakan oleh mitra sangat membantu dalam pembuatan masker. Tim pelaksana pengabdian juga memberikan materi pelatihan kepada mitra tentang cara membuat maker kain dengan desain yang menarik, pelatihan tentang manajemen usaha dan manajemen pemasaran.

“Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan dan mengambangkan kreativitas mitra, kemampuan manajerial mitra, dan pemahaman tentang cara memasarkan produk. Tim pelaksana kegiatan pengabdian berharap pemberian bantuan mesin jahit serta pelatihan yang diberikan dapat membantu meningkatkan efektifitas-efisiensi proses produksi masker mitra dan meningkatkan kemampuan mitra dalam pengelolaan usaha menjahitnya,” pungkas Naning.

Bagikan Ke:

Check Also

Polije Gelar Pelatihan Teknik Pengolahan Limbah dan Seleksi Bakalan Domba pada Masyarakat Peternak Desa Kemuning Lor Jember

Kegiatan pengabdian di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa ini melibatkan tim dari Politeknik Negeri Jember …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *