Home / PENDIDIKAN / Polije Gelar Pelatihan Pembuatan Mie Sayur Buah untuk Meningkatkan Gizi Masyarakat di Masa Pandemi

Polije Gelar Pelatihan Pembuatan Mie Sayur Buah untuk Meningkatkan Gizi Masyarakat di Masa Pandemi

Perguruan tinggi mengemban tiga tugas utama kegiatan akademik, yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, yang selama ini dikenal sebagai Tridarma Perguruan Tinggi. Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan kegiatan penerapan IPTEKS yang meliputi kegiatan pengembangan, penyebarluasan dan pembudayaan IPTEKS.

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh perguruan tinggi, orientasinya harus lebih diarahkan pada usaha pemecahan masalah yang dihadapi oleh masyarakat, sekaligus diarahkan pada upaya pembinaan IPTEKS dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia.

Tim Pengabdian Masyarakat P3M Politeknik Negeri Jember melakukan pelatihan pembuatan mie yang diperkaya vitamin dan zat gizi lainnya seperti sayuran wortel dan sawi untuk memperbaiki warnanya sehingga produk mie memiliki nutrisi lengkap dan warna yang  menarik dan juga buah naga yang memiliki kandungan senyawa antioksidan.

Ketua kegiatan Mokhamad Fatoni Kurnianto, S.TP., M.P. menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini salah satunya adalah untuk meningkatkan ketahanan pangan dimasa pandemi. “Selain itu juga diharapkan mie ini bisa menjadi produk unggulan dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum Jember,” ujar Mokhamad Fatoni Kurnianto.

Anggota Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Michael Joko Wibowo, S.P., M.T., menerangkan, bahwa kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Politeknik Negeri Jember sebanyak 3 orang dan juga peserta dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum sejumlah 4 orang, sedikit peserta yang mengikuti pelatihan ini dikarena penerapan protocol kesehatan dalam masa pandemic Covid-19.

Anggota tim lainnya, Aulia Brilliantina S.TP., M.P menuturkan sebelum kegiatan dimulai kita membagikan masker secara gratis kepada para peserta kegiatan dan tetap melakukan kegiatan sesuai dengan protokol kesehatan.

Aulia juga berharap masyarakat tetap sehat dengan mengonsumsi pangan bergizi berupa mie kaya nutrisi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh dan tetap produktif dalam meningkatkan perekonomian selama pandemi ini.

“Mie dipilih dikarenakan Mie merupakan salah satu bahan pangan alternatif pengganti nasi yang digemari masyarakat. Teksturnya yang lembut, harganya murah dan pengolahannya juga sederhana menyebabkan mie menjadi populer di kalangan masyarakat. Namun, mie yang beredar di pasaran sekarang ini hanya kaya akan karbohidrat, minim zat gizi lainnya,” pungkasnya.

Bagikan Ke:

Check Also

Polije Ciptakan Rekor Baru dari Leprid

Jember- Penyelenggaraan Penandatangan MoU Serentak dengan 32 IDUKA. Politeknik Negeri Jember (Polije) Jum’at (6/11) pagi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *