Home / PENDIDIKAN / Polije Gelar Pelatihan Teknologi Pembuatan Silase sebagai Cadangan Pakan Ternak di Masa Pandemi Covid-19 dan Musim Kemarau di Kelompok Ternak Limusin Jagir Jember

Polije Gelar Pelatihan Teknologi Pembuatan Silase sebagai Cadangan Pakan Ternak di Masa Pandemi Covid-19 dan Musim Kemarau di Kelompok Ternak Limusin Jagir Jember

Jember- Kelompok Ternak Limusin Jagir yang berada di Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember dalam melaksanakan aktivitas berternak sapi mencari pakan hijauan merupakan hal yang rutin setiap dilakukan. Di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini peternak mengeluh dengan adanya pembatasan di luar rumah dan juga ketika masuk ke musim kemarau mengalami kesulitan mendapatkan hijauan pakan ternak.

Hal ini yang menjadi dasar dosen Jurusan Peternakan, Politeknik Negeri Jember melakukan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tentang penyuluhan dan pelatihan teknologi pembuatan silase untuk pakan ternak di Kelompok Ternak Limusin Jagir Desa Kemuning Lor, Arjasa, Jember.

Teknologi pembuatan silase merupakan salah satu cara untuk mengawetkan hijauan pakan ternak yang dapat digunakan saat kekurangan pakan terutama di musim kemarau.

Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menjadi kewajiban bagi setiap dosen selain melakukan kegiatan pengajaran dan penelitian. Dalam hal ini dosen Jurusan Peternakan yang diketuai oleh Agus Hadi Prayitno, S.Pt., M.Sc. dengan anggota Dr. Ir. Dadik Pantaya, M.Si., IPU. dan Ir. Budi Prasetyo, S.Pt., MP., IPM. melakukan penyuluhan dan pelatihan tentang teknologi pembuatan silase di Kelompok Ternak Limusin Jagir, Desa Kemuning Lor, Arjasa, Jember.

Kelompok ternak limusin jagir yang saat ini beranggotakan sebanyak 16 orang peternak dimana satu orang peternak memiliki sekitar 1-3 ekor sapi. Program PKM ini dilakukan secara bertahap, mulai dari sosialisasi program PKM, penyuluhan terkait manajemen pemeliharaan ternak, kewirausahan, pemberian bantuan alat chopper (pencacah rumput), dan pelatihan teknologi pembuatan silase.

Ketua program PKM yaitu Agus Hadi Prayitno, S.Pt., M.Sc. menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilakukan sejak awal Agustus 2020 dan dilakukan monitoring dan evaluasi hingga bulan November 2020.

“Program PKM ini dilaksanakan secara bertahap untuk memberikan pengetahuan dan juga ketrampilan baru kepada peternak dalam teknologi pembuatan silase dengan tujuan agar peternak dapat menjaga ketersediaan pakan di musim kemarau dan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini dengan memanfaatkan waktu saat hijauan pakan melimpah untuk dibuat silase,” ujar Agus Hadi Prayitno.

Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembuatan silase dilakukan di rumah milik Suryanto yang juga sebagai ketua Kelompok Ternak Limusin Jagir, Desa Kemuning Lor dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Kegiatan PKM ini dihadiri oleh 16 orang peternak yang merupakan anggota dari Kelompok Ternak Limusin Jagir. Para peternak sangat menyambut baik dengan adanya program PKM ini terlihat dari antusiasme dari para peternak yang dihadir saat kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknologi pembuatan silase.

“Terima kasih kepada Politeknik Negeri Jember yang telah mengadakan program PKM ini, kami Kelompok Ternak Limusin Jagir, Desa Kemuning Lor sangat terbantu sekali, selain pengetahuan dan keterampilan kami bertambah dalam mengolah hijauan pakan menjadi silase, kami juga diberi bantuan alat chopper (pencacah rumput) yang sangat membantu untuk mempersiapkan pakan sebelum diberikan ke ternak,” kata Suryanto.

Anggota tim program PKM Dr. Ir. Dadik Pantaya, M.Si., IPU. menerangkan, bahwa hijauan yang dibuat silase dapat awet 3 sampai 6 bulan jika disimpan dengan kondisi kedap udara (anaerob).

“Sehingga peternak dapat menggunakan silase ketika masuk musim kemarau dan juga peternak dapat mengurangi aktivitas di luar rumah saat pendami Covid-19 seperti saat ini untuk mencari pakan,” kata Dadik.

Ir. Budi Prasetyo, S.Pt., MP., IPM. menambahkan bahwa untuk kegiatan evaluasi dan pendampingan pada peternak akan terus dilakukan untuk dapat memonitoring kegiatan peternak dalam memelihara ternak terutama untuk menjaga ketersediaan pakan ternak agar selalu tersedia sehingga produktivitas ternak tetap terjaga baik.

“Program Pengabdian Kepada Masyarakat sumber dana PNBP Politeknik Negeri Jember ini secara menyeluruh diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para peternak di Desa Kemung Lor dalam menyediakan hijauan pakan ternak melalui teknologi pembuatan silase sehingga produkvitivas ternak tetap terjaga dengan baik dan peternak tetap sehat di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini” pungkas Agus Hadi Prayitno, S.Pt., M.Sc.

Bagikan Ke:

Check Also

Politeknik Negeri Jember Berikan Edukasi dan Sosialisasi Pencegahan Kuman kepada Karang Taruna Remaja Masjid

Politeknik Negeri Jember (Polije) melakukan kegiatan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada pengurus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *