Home / BERITA UTAMA / Polije Kembangkan Diversivikasi Produk Edamame Dengan Penerapan Teknologi Pengeringan Tipe “Food Dehydrator’ di Kabupaten Jember

Polije Kembangkan Diversivikasi Produk Edamame Dengan Penerapan Teknologi Pengeringan Tipe “Food Dehydrator’ di Kabupaten Jember

Jember – Akademisi Politeknik Negeri Jember (POLIJE) Rizza Wijaya, Silvia Oktavia dan Anna Mardiana bekerjasama dengan UPT Pengolahan dan Pengemasan POLIJE, Kabupaten Jember dalam desiminasi teknologi food dehydrator untuk meningkatkan produksi dan menghasilkan produk edamame kering sebagai makanan sehat di masa pandemik Covid 19.

Berdasarkan analisis situasi pada mitra usaha dapat diketahui beberapa permasalahan yang sekiranya perlu segera dicari solusi alternatifnya, antara lain:
a.Diversivikasi produk edamame
UPT. Pengolahan dan Pengemasan Produk Pangan Polije adalah unit usaha dibawah Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Jember (Polije) yang mengelola teaching factory yang bergerak di bidang pengolahan dan pengemasan makanan di kawasan Polije. Edamame goreng yang diproduksi UPT pengolahan dan pengemasan produk pangan Polije, sudah mensuplay 30 persen dari edamame goreng yang dipasarkan di Kabupaten Jember. Produksi edamame goreng yang dilakukan masih diproduksi dengan sistem by demand yaitu akan diproduksi ketika stok sudah kosong.

Lambatnya alur penjualan barang, salah satunya dapat diakibatkan oleh kurangnya nilai tambah produk yang dihasilkan serta tingginya harga jual produk. Edamame yang diproduksi oleh UPT Pengolahan dan Pengemasan Produk Pangan Polije adalah Edamame premium. Edamame yang diproses menggunakan teknologi pengeringan tidak hanya pada edamame kualitas premium, tetapi juga pada kualitas afkir. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan penjualan dengan menekan biaya produksi. Kekurangan metode pengeringan edamame adalah teknologi yang digunakan belum tersedia dan dimiliki oleh UPT Pengolahan dan Pengemasan Produk Pangan Polije.

“Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat Sumber Dana PNBP 2020, Permasalahan dan solusi yang ditawarkan ini dapat dikelompokkan menjadi 2 bidang permasalah, yaitu bidang produksi dan bidang manajemen usaha. Maka langkah-langkah pelaksanaan kegiatan ini juga dapat di jelaskan menjadi 2 kelompok kegiatan utama,” kata Rizza Wijaya selaku ketua tim pengabdian di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa.

Menurutnya, Tahapan kegiatan ini dimulai dari analisis kebutuhan, perencanaan dan desain alat.

Silvia Oktovianur menambahkan, desain alat yang dibuat memiliki diameter luar 50 cm, panjang 60 m, lebar 70 cm dan tinggi alat sebesar 96 cm. Alat ini desain untuk skala industry rumah tangga dengan input bahan baku sekitar 7-10 Kg edamame.

Dalam kegiatan pengabdian ini mitra diberikan peralatan dan penyuluhan berupa 1 unit pengering tipe food dehydrator, materi manajemen usaha, serta pendampingan manajemen keuangan yang modern. Penerapan peralatan ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam produksi.

Menurut Anna mardiana selaku anggota tim, keunggulan unit pengering ini adalah, bahan stainless steel ST 304 (food grade). Membutuhkan waktu yang lebih efektif, hemat energi, kapasitas sesuai skala industri rumah tangga dan mesin dirancang lokal design sehingga tetap menggerakkan industri dalam negeri.

Sementara Rizza Wijaya mengatakan, dari segi solusi dalam mengatasi masalah pada aspek managemennya diperoleh luaran kegiatan berupa tambahan keuntungan menjadi 2-3 kali lipat sehingga secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan mitra. Dampak sosial adalah mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak (3-5 orang dalam kurun 1 Tahun).

Anna menambahkan, prospek pasar sangat terbuka hal ini dapat dilihat dari parameter cash flow sebagai berikut: (a) NPV 18% = Rp 34.119.610; (b) B/C = 1,46; PBP pada bulan ke 9.

M.Fatoni selaku kepala UPT sangat antusias dengan adanya kegiatan ini, beliau menuturkan, jika permasalahan usaha yang dihadapi selama ini dapat terbantu dan juga berharap agar kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini juga tercipta produk edamame kering dimana dapat dijadikan makanan yang sehat di masa pandemik covid 19.

Bagikan Ke:

Check Also

Konten Asusila Disebarluaskan, ASN di Jember Lapor Polisi

JEMBER – Karena sering diancam  konten asusila akan disebarluaskan, SM (47) seorang perempuan yang berprofesi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *