Home / PENDIDIKAN / Polije Kembangkan Inovasi Pengolahan dan Pengemasan Jahira

Polije Kembangkan Inovasi Pengolahan dan Pengemasan Jahira

Jember- Pengolahan suatu produk membutuhkan peralatan yang modern atau semi modern untuk menunjang aktivitasnya. Penggunaan peralatan produksi yang semi modern ini tentunya akan menghasilkan produktivitas yang semakin meningkat pula, dibandingkan dengan penggunaan peralatan produksi yang masih sangat sederhana.

Ketua tim Pengabdian Polije,  Financia Mayasari, SE MM menjelaskan, pengemasan dan pengepresan suatu produk juga harus menggunakan alat yang modern, tujuannya untuk mendapatkan hasil dan kuantitas produk yang maksimal. Pengepresan produk yang modern adalah menggunakan plastic sealer. Penggunaan pengepres plastik (plastic sealer) ini bertujuan untuk menghasilkan jumlah produk yang dikemas menjadi maksimal atau bertambah banyak.

Kegiatan pengabdian yang diadakan di Desa Semboro ini bertujuan meningkatkan tri dharma bagi para pengajar di Politeknik Negeri Jember.

“Latar belakang saya mengambil tema ini adalah untuk meningkatkan produktivitas mitra kami agar dapat memajukan bisnisnya dan dapat mengembangkan bisnis JAHIRAnya. Jahira adalah kepanjangan dari Jahe Merah Instan yang diproduksi dengan cara masih sangat sederhana, yaitu dengan menggunakan blender. Cara pengepresan produk Jahira ini juga masih sangat sederhana, yaitu menggunakan lilin api yang menyala,” ungkap Financia Mayasari.

Sementara itu, untuk meningkatkan produktivitas Jahira, anggota tim pengabdian Polije, Mulia Winirsya Apriliyanti STP, MP mengatakan, diperlukan mesin produksi yang modern, karena selama ini mesin produksi yang dipakai oleh mitra adalah mesin yang masih sangat sederhana yaitu dengan menggunakan blender, sedangkan alat yang dipakai untuk merekatkan produk agar menjadi kemasan menarik adalah dengan menggunakan alat pengepres plastik (plastic sealer).

“Disini kami juga akan mengganti alat perekat produk yaitu dengan alat pengepres plastik  (plastic sealer) yang lebih modern,” kata Mulia Winirsya.

Warga Semboro pun antusias mengikuti kegiatan ini. “Kami bisa meningkatkan produktivitas kami, karena peralatan produksi yang kami punya, yaitu blender sudah diganti dengan mesin pemarut jahe yang modern,” ungkap salah satu warga, Kari Cahyawati. (red)

Check Also

Roadshow Honda DBL 2019, MPM Sosialisasi Kampanye Keselamatan Berkendara

Surabaya- Dalam rangka terus menguatkan aspek-aspek positif pada generasi muda sehingga menjadi generasi yang berkarakter, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *