Home / PENDIDIKAN / Polije Tingkatkan Kualitas Kopi Rakyat di Desa Durjo

Polije Tingkatkan Kualitas Kopi Rakyat di Desa Durjo

Jember- Semangat otonomi daerah, Kabupaten Jember bertekat untuk melakukan percepatan pembangunan dengan mendayagunakan seluruh potensi sumberdaya  yang dimilikinya. Dengan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember, pelaksanaan pembangunan diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat khususnya pada 10 (sepuluh) urusan pokok, yaitu pertanian, pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, pekerjaan umum, perhubungan, industri dan perdagangan, penanaman modal, lingkungan hidup, koperasi dan ketenagakerjaan.

Upaya pemberdayaan masyarakat mencakup 3 Aspek, yaitu  menciptakan suasana dan iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang (enabling), memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat (empowering) dan memandirikan, meningkatkan   dan membangun kemampuan untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik, tidak tergantung pada  berbagai program pemberian (charity). Untuk mewujudkan berbagai program pembangunan di atas, diperlukan perencanaan yang baik dengan melibatkan tiga pilar, yaitu eksekutif, legislatif dan perguruan tinggi.

Misi Kabupaten Jember untuk mewujudkan peningkatan aksesibilitas pelayanan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, serta mengedepankan partisipasi dan menumbuh kembangkan kreatifitas masyarakat dalam pembangunan, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, maka program pengabdian sejalan dengan program pemerintah mengangkat produk unggulan yang ada di kabupaten Jember.

Pembangunan fisik dengan mengabaikan aspek manusia ternyata mempunyai kelemahan, oleh karena itu pembangunan di Kabupaten Jember diarahkan pada upaya pemberdayaan masyarakat sebagaimana tersirat dan tersurat pada visi, misi dan strategi pemerintah Kabupaten Jember. Berdasar misi, potensi dan strategi pembangunan pemerintah Kabupaten Jember diatas maka kegiatan Penerapan Ilmu Pengetahuan melalui perguruan tinggi dalam wadah Lembaga Masyrakat Desa Hutan (LMDH).

LMDH ini merupakan sekelompok petani kopi rakyat di bawah kawasan Perhutani. Dibentuknya LMDH-LMDH di kawasan ini untuk menghimpun kelompok tani kopi rakyat yang ada di Kabupaten Jember.

Kegiatan peningkatan kualitas kopi rakyat di desa Madurejo atau lebih dikenal dengan Durjo, merupakan salah satu strategi untuk mengangkat produk Jember khususnya dalam bidang tanaman perkebunan kopi,  mengingat Jember Utara merupakan sentral kebun kopi rakyat.

Upaya mewujudkan optimalisasi produksi salah satunya dengan penanganan pasca panen  dengan alat bantu sederhana dapat memperbaiki sistem pengelolahan yang optimal. Hal tersebut disampaikan Dian Hartatie, Ketua Tim Pengabdian Polije.

Dian menjelaskan, dengan merancang sistem teknologi pengolahan sesuai dengan skala usaha dapat meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk. Pengolahan kopi dikenal menjadi 2 cara yaitu pengolahan secara kering (dry proces) dan pengolahan secara basah (wet proces).

“Perbedaan secara umum terletak pada adanya penggunaan air yang diperlukan untuk pengupasan kulit  buah kopi maupun pada pencucian biji kopi,” ujar Dian.

Sementara itu anggota tim lainnya Supriyadi  menuturkan, saat ini pengolahan dengan sistem basah semakin banyak dilakukan oleh petani karena mempunyai nilai yang lebih tinggi. Perbaikan yang dapat dilakukan adalah dari penampilan  mutu fisik dan cita rasa kopi. Permasalahan Mitra yang utama adalah penggunaan media fermentasi dari kayu dan terpal dengan ukuran 1 X 1 X 2 m.

“Alat fermentasi mudah rusak/bocor, sulit dalam mengambil biji kopi hasil perendaman, serta pemisahan air limbah dan biji  sulit dilakukan yang pada akhirnya akan menambah biaya untuk tenaga kerja, selain itu kualitas produk yang dihasilkan belum maksimal. Hal ini juga akan berpengaruh pada hasil kualitas kopinya,” kata Supriyadi.

Senada dengan itu, anggota tim pengabdian Usken Fisdiana menjelaskan,  dalam mewujudkan optimalisasi produksi salah satunya dengan penanganan pasca panen  dengan alat bantu sederhana akan tetapi dapat memperbaiki sistem pengelolahan dan pengelolahan  yang optimal,  maka diperlukan bantuan pemikiran dari perguruan tinggi yang bisa menanganinya sesuai dengan perkembangan IPTEK.

“Melihat dari permasalahan di desa Durjo tersebut maka Politenik Negeri Jember sebagai sumber pengembangan IPTEK, khususnya dari Program Studi Perkebunan dengan dosen-dosen yang berkompeten di bidang perkebunan akan mengkontribusikan pengetahuan kepada petani kopi rakyat di desa yang ditunjuk,” ucap Usken Fisdiana.

Untuk itu perlu dilakukan diversifikasi produk yang dapat dikembangkan pada skala usaha kecil dan UMKM dengan merancang sistem teknologi pengolahan sesuai dengan skala usaha sehingga dapat meningkatkan nilai tambah bagi petani. Oleh karenanya tim pengabdian Polije termotivasi mendistribuskan IPTEKS dengan melakukan pengabdian dengan judul Perbaikan Kualitas Kopi Rakyat Desa Madurejo (Durjo) LMDH Sumber Kembang Kabupaten Jember”. Dan sekarang sudah dilaksanakann sesuai program yang diharapkan oleh mitra melalui BOPTN Politeknik Negeri sebagai penyandang dana.

Pengolahan kopi di desa Durjo

Secara garis besar pengolahan kopi yang dilakukan di desa dimulai dari Biji Glondong (Sortasi) dilanjutkan sortasi Perambangan, Fermentasi, kemudian Washer atau sortasi berdasarkan berat jenis, selanjutnya Pengeringan/Jemur dan Huller atau dipisahkan dengan kulit tanduk.

Produk kopi  yang dihasilkan kelompok Tani di desa Durjo adalah Kopi robusta yakni Robusta Premium. Sementara kopi arabika yakni Arabika Honey, Arabika Natural, Arabika Green, Arabika Medium.

Dengan adanya kontribusi alat dalam proses fermentasi produk yang dihasilkan di desa Durjo Jember, produk kopi green been yang di hasilkan kualitas tetap konsisten dan terjamin kualitasnya. (red)

 

Bagikan Ke:

Check Also

Polije Tingkatkan Kompetensi Kader dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita Pada Masa Pandemik Covid-19 melalui Implementasi E-Posyandu

Jember- Politeknik Negeri Jember (Polije) meningkatkan Kompetensi Kader dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita Pada Masa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *