Home / PENDIDIKAN / Politeknik Negeri Jember Bantu Bangun Pabrik Pakan Komplit Domba di Gumukmas Farm Jember

Politeknik Negeri Jember Bantu Bangun Pabrik Pakan Komplit Domba di Gumukmas Farm Jember

Sebagai wujud kepedulian Politeknik Negeri Jember (Polije)  terhadap masyarakat, maka melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada tahun 2020 Polije telah melibatkan empat staf pegajarnya yaitu; Ir. Yana Suryana, MT, Dr. Ir. Ujang Suryadi, MP, Ir. Iswahyono, MT, dan Dr. Ir. Ridwan Iskandar membantu pengusaha pakan ternak Gumukmas Multifarm Jember dalam mengembangkan kegiatan usaha pabrik pakan ruminansia khususnya domba.

Yana Suryana menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan realisasi program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPUD) tahun ke-2 yang di danai oleh Kemenristek Dikti 2020 dari tiga tahun pengajuan yaitu sejak 2019-2021.
UD Gumukmas Multi Farm awal berdiri bernama UD Surya Bayu Buana Unggas yang berdiri pada tahun 1999. Gumukmas Multifarm atau yang sering disebut GMF merupakan usaha dari salah satu kelompok ternak yang berpusat Di Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, Jawa Timur, Indonesia.

“Sektor usaha gumukmas Multifarm diantaranya complete feed domba dan sapi, DOC Ayam Kampung, DOC Puyuh, bibit domba, bibit layer, bibit Joper, broiler, domba potong dan sapi potong,” ujar Yana.

Dalam perkembangannya, Ujang Suryadi menerangkan, pabrik pakan pakan GMF telah menghasilkan complete feed domba dengan kapasitas 5 ton per hari yang semula hanya 2 ton per hari pada tahun 2019, adanya peningkatan kapasitas produksi tidak terlepas dari capaian kegiatan yang telah direncanakan selama tiga tahun.

“Kegiatan PPUD tahun ke-2 di pabrik pakan GMF sudah membantu melengkapi peralatan pabrik sehingga lebih lengkap, membantuan membangun satu unit gudang pakan, bahkan untuk menjamin kualitas dan keamanan pakan, maka melalui kegiatan PPUD ini sedang diproses Sertifikasi Mutu Pakan,” kata Ujang.

 

Iswahyono mengungkapkan, saat ini pabrik pakan GMF belum memiliki surat ijin edar Nomor Pendaftaran Pakan (NPP), sehingga pemasaran terbatas. Menurut Peraturan pemerintah Nomor 22/Permentan/PK.110/6/2017 tentang Pendaftaran dan Peredaran Pakan dalam rangka meningkatkan penjaminan mutu dan keamanan pakan bagi produsen pakan ternak yang dijual, maka pabrik pakan harus memiliki surat ijin edar. Surat ijin edar pakan berupa Nomor Pendaftaran Pakan (NPP) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ridwan Iskandar menuturkan, untuk memperoleh NPP pelaku usaha atau pemohon harus memenuhi persyaratan teknis dan admisnistrasi. Salah satu persyaratan teknis yag harus dilengkapi adalah pakan yang didaftarkan harus lulus uji mutu dan keamanan pakan. Pengujian Mutu dan Keamanan Pakan dapat dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan

Agus Sholehhul Huda sebagai pemilik pabrik pakan mengatakan harapannya semoga program PPUD ini dapat berlanjut sampai tahun ke-3 sampai diperoleh Sertifikat Mutu Pakan dari Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan, Sertifikat Cara Pembuatan Pakan Yang Baik (CPPB) dan Nomor Pendaftaran Pakan (NPP). Adanya NPP merupakan upaya untuk meningkatkan produksi dan jangkauan pemasaran yang lebih luas serta meningkatkan daya saing melalui jaminan mutu dan keamanan pakan yang dihasilkan.

Bagikan Ke:

Check Also

Tingkatkan Omset Penjualan Susu Sapi Rembangan, Polije Kembangkan Proses Produksi berbasis HPEF (Hight Pulse Electric Field) Dan Pendampingan Digital Marketing

Jember- Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember merupakan salah satu Desa Wisata andalan, berada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *