Home / PENDIDIKAN / Politeknik Negeri Jember Beri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Pengajaran di TK Model Banyuwangi

Politeknik Negeri Jember Beri Pelatihan Peningkatan Kemampuan Pengajaran di TK Model Banyuwangi

Jember – Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh dunia pendidikan Indonesia terutama pendidikan anak usia dini adalah kurangnya kualitas dan kuantitas tenaga pengajar, maupun rendahnya motivasi internal dan eksternal anak sebagai objek pendidikan. Guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran, harus senantiasa mengupayakan peningkatan kualitasnya untuk mencapai kemajuan. Penggunaan model pembelajaran konvensional dimana pemahaman siswa lebih banyak dari menghafal konsep yang disampaikan guru akan sangat kesulitan untuk bisa mengembangkan soft skills anak.

Pada kondisi terkini, penggunaan media pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran di tingkat SD dan TK akan mempengaruhi perkembangan life skill anak.

Menyadari hal tersebut, tim pengabdian Politeknik Negeri Jember (POLIJE) yang diketuai oleh Ery Setiyawan Jullev A. S.Kom, MCs. dan beranggotakan Taufiq Rizaldi SST, MT dan Aji Seto A. SST,MT mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertempat di TK Model Banyuwangi .

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri  Jember dan merupakan salah satu penerapan dari Tri Darma Perguruan Tinggi .

Pada sesi pertama, kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut difokuskan pada pengajaran multimedia interaktif sebagai media belajar untuk mendukung pendidikan anak usia dini sehingga dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar anak. Setiap guru diberikan contoh dasar pemanfaatan multimedia interaktif untuk pengajaran dengan model mendongeng, penggabungan audio dan visual serta pembuatan sebuah model kuis sederhana yang tampilannya menarik minat anak usia dini untuk mencoba mengerjakannya.

Pada sesi kedua, difokuskan pada pemanfaatan internet sebagai salah satu media bagi para guru untuk mencari dan mengumpulkan berbagai macam referensi serta bahan – bahan yang nantinya dapat digunakan sebagai pendukung  proses belajar mengajar.

Kegiatan tersebut disambut baik oleh para pengajar Taman Kanak – kanak, terbukti dari banyaknya guru taman kanak – kanak yang hadir tidak hanya dari TK Model tetapi juga dari TK disekitaran area tersebut.

“Selama ini, teknologi informasi hanya digunakan untuk perkantoran saja dan jarang digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar, dengan adanya pelatihan ini maka guru diajarkan untuk bagaimana membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi sehingga diharapkan mampu menambah pengetahuan anak,” Ujar Wida Bhakti selaku kepala sekolah dari TK Negeri Model Banyuwangi. (RED)

Check Also

Roadshow Honda DBL 2019, MPM Sosialisasi Kampanye Keselamatan Berkendara

Surabaya- Dalam rangka terus menguatkan aspek-aspek positif pada generasi muda sehingga menjadi generasi yang berkarakter, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *