Home / BERITA UTAMA / Polres Jember Ajak Ulama dan Takmir Perangi Hoax

Polres Jember Ajak Ulama dan Takmir Perangi Hoax

Jember– Informasi bodong alias hoax di Indonesia semakin marak, utamanya akhir-akhir ini mengenai penyerangan ulama.Hal ini membuat Polres Jember  mengundang sejumlah pihak tokoh agama, ulama, takmir masjid dan organisasi masyarakat untuk menangkal berita hoax ini.

Kegiatan rencananya digelar di Aula Institut Agama Islam Negeri Jember hari ini akan mendatangkan ulama kondang Ustadz Arifin Ilham untuk menjadi pembicara dalam acara seminar ‘Melawan Hoax, Intoleransi, dan Politisasi Agama’.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi sejumlah media menuturkan, memang rencananya ulama Ustadz Arifin Ilham akan datang untuk memberikan ceramah agama.

“Akan ada tausiyah dari ustadz Arifin Ilham mengenai anjuran agar tidak dilakukannya politisasi agama,” jelasnya.

Terutama dengan memanfaatkan fasilitas ibadah seperti masjid, kuliah subuh, yang disusupi dengan agenda politik. Belum lagi ditambah dengan kabar mengenai banyaknya berita hoax alias berita hoax yang berhubungan dengan ulama dan agama akhir-akhir ini terjadi di Indonesia.

Menurut Kusworo, secara nasional ada 46 berita soal penyerangan terhadap ulama.

“Hanya empat berita yang benar. Yang 42 adalah berita bohong,” jelasnya. Dimana untuk empat kejadian sendiri pun itu tidak terorganisasi seperti seolah-olah berhubungan satu sama lain sehingga menimbulkan teror di masyarakat.

Kusworo menjelaskan ini adalah insiden dengan orang yang mengalami gangguan jiwa.

“Itu pun tidak serta-merta (orang gila) menyerang,” jelasnya. Tetapi karena ada insiden atau momen yang membangkitkan emosi orang dengan gangguan jiwa ini saat berinteraksi dengan ulama, lalu diviralkan seolah-olah ada penyerangan terhadap ulama.

Kusworo berjanji pihaknya akan menindak tegas penyebar dan pembuat hoax. Kusworo juga meminta kepada masyarakat agar tidak ikut membuat dan menyebarkan hoax.

Dalam kegiatan tersebut Polres Jember mengundang seluruh pengurus Majelis Ulama Indonesia kabupaten dan kecamatan, pengurus NU dan Muhammadiyah kabupaten dan kecamatan, rektor perguruan tinggi, presiden mahasiswa.

Juga termasuk tim sukses kandidat gubernur dan wakil gubernur, partai politik, KPU, dan Panitia Pengawas Pemilu, serta takmir 450 masjid besar di Jember. Usai seminar akan dilanjutkan dengan diskusi panel. (ra/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Lulusan Polije Dipastikan Berkompeten

Jember- Melalui Uji Kompetensi oleh LSP-P1 Polije selama empat hari terhitung mulai Senin (19/10) sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *