Home / BERITA UTAMA / Ratusan GTT dan PTT Adukan Nasib Mereka ke DPRD Jember

Ratusan GTT dan PTT Adukan Nasib Mereka ke DPRD Jember

Jember- Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) mengadukan nasib mereka kepada DPRD Kabupaten Jember Rabu siang di Gedung Parlemen. Dalam kesempatan ini mereka menyampaikan keluh kesah betapa abainya pemerintah kabupaten Jember terhadap kesejahteraan GTT.

Ketua GTT Kabupaten Jember, Tupadi menyampaikan, guru honorer merupakan bagian yang sangat penting untuk menunjang dunia pendidikan nasional. Sayangnya sejauh ini, apresiasi yang diberikan kepada guru honorer tidak sebanding dengan beban tugas yang mereka emban. Honor yang diterima GTT, lanjut Tupadi,  jauh lebih kecil dibandingkan dengan kuli bangunan. Dimana, perbulan GTT rata-rata hanya menerima honor sebesar Rp 300 ribu perbulan. Itupun tidak bisa mereka dapatkan, lantaran Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai legalitas GTT dan PTT belum juga diterbitkan sampai detik ini.

Terhitung, sejak Bulan Januari lalu atau sekitar 10 bulan, GTT dan PTT tak memperoleh honor yang sudah menjadi hak mereka. Hal inilah yang kemudian menjadi dasar bagi GTT dan PTT untuk melakukan aksi mogok kerja agar Bupati Faida segera menerbitkan SK GTT dan PTT tersebut. Namun, karena sampai hari ketiga aksi mogok kerja belum ada respon dari Pemkab Jember, pihaknya meminta agar DPRD Jember untuk turut serta memperjuangkan nasib GTT dan PTT.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jember, Ayub Junaidi menegaskan, 50 anggota DPRD Jember siap berada di garda terdepan memperjuangkan hak-hak GTT dan PTT. Apalagi, sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan GTT dan PTT, sebagai bentuk apresiasi dari pengabdian mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Oleh sebab itulah, dalam waktu dekat DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan dan OPD terkait agar mereka segala hak-hak GTT dan PTT segera dipenuhi. (riq/sal)

Check Also

Polije Kembangkan Industri Kecil Roti

Jember- Usaha roti mempunyai prospek yang cerah di Indonesia, khususnya di kota Jember karena roti …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *