Home / BERITA UTAMA / Salahi Aturan, Bantuan Ayam dari Kementerian Dibagi Dua

Salahi Aturan, Bantuan Ayam dari Kementerian Dibagi Dua

Jember- Beredar isu pembagian ayam bantuan Kementrian Pertanian Republik Indonesia dibagi dua, membuat Kementerian mendatangkan tim ke Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas untuk melakukan sidak.

Tim Kementerian Pertanian didampingi Plt Camat Gumukmas tersebut, melakukan sidak ke sejumlah rumah Tangga Miskin (RTM) yang menerima bantuan ayam. Dalam sidaknya, apabila bantuan ayam diketahui dibagi dua, itu sudah menyalahi pedoman program bantuan pemerintah, Rabu (3/10).

Perwakilan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dr. Agung Suganda menyampaikan, bahwa dalam sidak yang dilakukan secara acak di Dusun Pulorejo, Desa Menampu menemukan ada 22 RTM yang ayamnya serta pakannya dibagi dua.

“Kita menemukan sebanyak 22 RTM, dimana ayamnya dibagi ke RTM lain. Jadi ini sudah menyalahi pedoman program bantuan pemerintah, makanya kita kembalikan kepada RTM yang menerima bantuan,” katanya.

Bantuan pemerintah ini melalui program Bedah kemiskinan rakyat sejahtera (Bekerja), merupakan program dari Kementerian Pertanian, melalui Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan Pusat Veterinee Farma (Ditjen PKH), dengan menyerahkan bantuan setiap RTM 50 ekor ayam, pakan 2 sak, vitamin, dan kandang.

“Bantuan itu tidak boleh dibagi ke RTM lainnya dengan alasan apapun,” ucap Agung.

Pemerintah sudah menghitung dengan 50 ekor ayam, maka pemberian tersebut diharapkan ada dampak yang positif terkait bantuan ayam petelor tersebut.

“Meningkatnya masyarakat mengkonsumsi protein hewani maupun pendapatan dari RTM,” ujarnya.

Pantauan dilapangan, bahwa ayam dan kandang yang sempat di bagi dua atau bagito (bagi roto) dikembalikan kembali kepada penerima RTM sesuai data dari kementerian Pertanian Republik Indonesia. (sg)

Bagikan Ke:

Check Also

Hadiri HUT ke-9 Nasdem, Haji Hendy: Ayo Sukseskan dan Menangkan Pilkada 9 Desember

Jember – Calon bupati Jember nomor urut dua (2) Hendy Siswanto mengajak seluruh kader partai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *