Home / BERITA UTAMA / Sebar Fitnah, Media Abal-abal di Jember Dipolisikan

Sebar Fitnah, Media Abal-abal di Jember Dipolisikan

Wartawan Nusadaily.com Sutrisno

Jember- Media abal-abal jemberterkini.com selasa siang dilaporkan ke polisi. Situs tersebut diduga menyebarkan informasi fitnah pada Sutrisno, wartawan media online nusadaily.com.

Laporan itu sendiri berawal dari pemberitaan yang dimuat media online jemberterkini.com dengan judul “Siapakah Sutrisno Dibalik Pemberitaan NusaDaily.com yang selalu Menyudutkan Bupati Jember?.

Isi dari berita tersebut dengan terang-terangan menyudutkan Sutrisno yang selama ini dianggap selalu menulis informasi-informasi negatif seputar kebijakan Pemkab Jember dan kasus-kasus yang melingkupi Bupati Jember Faida, yang akan maju lagi dalam Pilkada 2020 pada bulan Desember nanti.

Didampingi sejumlah wartawan, Sutrisno melaporkan fitnah yang menimpa dirinya. Sutrisno menjelaskan, salah satu artikel di situs web jemberterkini yang menyebut dirinya memiliki kedekatan terhadap partai politik dan penguasa, sudah sangat jelas fitnah dan merugikan dirinya sebagai wartawan yang berupaya profesional.

Sutrisno mengaku berita-berita terkait kepemimpinan Bupati Jember Faida yang dipersoalkan penulis jemberterkini.com, selalu berupaya meminta konfirmasi ke Bupati. “Silahkan cek whatsapp saya, atau whatasapp Bupati, namun no respon. Terakhir waktu Hari Bhayangkara saya wawancara, namun Bupati tak menjawab,” katanya.

Sutrisno curiga Jemberterkini.com sengaja dibuat oleh pihak-pihak yang bermaksud tidak baik. Terlebih dari beberapa artikel lainnya yang dimuat dalam web tersebut, lebih condong mendukung calon bupati Jember petahana, Faida.

Selain itu setelah ditelusuri, situs web tersebut tidak berbadan hukum, alamat kantornya tidak ada, serta pengelolanya juga tidak diketahui. Karena itulah, selaku korban Sutrisno meminta pihak kepolisian mengusut tuntas hingga siapa yang ada di balik situs web jembertekini dapat terbongkar dan diproses secara hukum.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jember AKP Fran Dalanta Kembaren menjelaskan, pihaknya akan menerima laporan yang disampaikan oleh Sutrisno. Selanjutnya pihaknya akan mendalami dan mempelajari laporan tersebut. Secara bertahap, nantinya juga nantinya akan memanggil siapa saja yang bisa dimintai keterangan dalam kasus ini.

Diketahui setelah dilakukan penelusuran pukul 14.00 wib, situs web jemberterkini.com sudah tidak dapat diakses. Dalam situs tertulis 403 Forbidden. (si/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Lulusan Polije Dipastikan Berkompeten

Jember- Melalui Uji Kompetensi oleh LSP-P1 Polije selama empat hari terhitung mulai Senin (19/10) sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *