Home / BERITA UTAMA / SMK Puger UTS dengan Sistem Online

SMK Puger UTS dengan Sistem Online

Jember- Ujian online yang biasanya dilakukan di Ujian Nasional, namun di Kabupaten Jember tepatnya di SMK Darus Sholihin yang terletak di Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, sudah menggunakan Ujian Tengah Semester (UTS) dengan sistem online.

Ketua Yayasan Darus Sholihin Puger Isa Mahdi Alhabsyi menyampaikan, ujian dilaksanakan secara online sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membiasakan anak untuk ujian berbasis online.

“Karena ujian akhir berbasis online maka kita membiasakan anak untuk ujian berbasis online,” katanya melalui pesan singkatnya.

Ujian online ini bermanfaat dalam melatih kejujuran siswa, karena mereka tidak bisa saling mencontek, sekaligus sebagai upaya efektif dan efisien dalam penerapan operasional pendidikan, karena penggunaan kertas sudah bisa terkurangi.

“Siswa dilatih disiplin waktu karena waktu ujian tiap soal tidak akan bisa molor,” kata Isa Mahdi, Rabu (3/10).

Setiap soal berdurasi 120 menit, maka setelah mencapai 120 menit secara otomatis sistem akan terkunci. Sedangkan untuk hasil ujiannya bisa langsung diketahui oleh siswa.

“Untuk nilai ujian siswa selang 2 jam akan dikirimkan ke nomor telpon wali murid melalui sistem sms gateway, jadi wali murid bisa langsung tahu hasil ujian anaknya,” ujar Isa.

Sedangkan menurut Siswa SMK Darus Sholihin Mohammad Ali, bahwa ujian online lebih simpel karena waktunya tidak terbagi untuk mengisi data peserta ujian, kalau ujian online itu langsung soal tanpa ngisi data.

“Ujian online ini lebih simpel, enak, dan mudah dari pada ujian menggunakan kertas,” katanya.

Sugiono selaku guru multimedia menambahkan, bahwa untuk mengantisipasi terjadinya problem seperti wi-fi dan pemadaman lampu sudah disiapkan sebelum ujian berlangsung.

“Wi-fi kita sudah siapakan setiap ruangan 1 wi-fi untuk 16 peserta, dan bagi yang tidak mempunyai handphone kita siapkan komputer di ruang Laboratorium Komputer,” katanya.

Sebelum pelaksanaan ujian berlangsung, sebelumnya para peserta sudah melakukan percobaan bagi yang baru. Sedangkan untuk lainnya sudah berpengalaman, karena sudah dua tahun melaksanakan UTS berbasis online.

“Untuk di kelas para peserta ujian dipantau oleh petugas jaga. Sedangkan untuk hasil ujian, bisa terpantau oleh server di ruangan,” pungkasnya. (sg)

Bagikan Ke:

Check Also

Polije Tingkatkan Kompetensi Kader dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita Pada Masa Pandemik Covid-19 melalui Implementasi E-Posyandu

Jember- Politeknik Negeri Jember (Polije) meningkatkan Kompetensi Kader dalam Upaya Pencegahan Stunting Balita Pada Masa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *