Home / BERITA UTAMA / Tak Sesuai Fakta, SK Gubernur Rancangan Perkada Direvisi

Tak Sesuai Fakta, SK Gubernur Rancangan Perkada Direvisi

Kepala Biro Hukum Pemprov Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo

Jember- Kepala Biro Hukum Pemprov Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo membenarkan adanya revisi terhadap surat keputusan Gubernur terkait rancangan peraturan kepala daerah (Perkada) tentang penggunaan APBD Jember 2018. Revisi dilakukan terhadap salah satu pertimbangan keluarnya SK, yang menyatakan bahwa DPRD Jember tidak menetapkan persetujuan bersama dengan bupati terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2018 sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Saat dikonfirmasi via telepon seluler, Himawan mengatakan, revisi SK Gubernur tersebut dilakukan karena pada salah satu point pertimbangan memang tidak sesuai dengan fakta.

Hal tersebut baru diketahuinya setelah Biro Hukum bertemu dengan Pimpinan DPRD Jember dan Komisi A DPRD Jawa Timur di Surabaya kemarin. Dimana R-APBD Jember 2018 memang belum pernah dibahas lantaran Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang menjadi pembahasan tersebut belum disepakati bersama oleh Bupati dan DPRD Jember.
Diberitakan sebelumnya, Pimpinan DPRD Jember Rabu kemarin bertolak ke Surabaya untuk menemui Biro Hukum dan Komisi A DPRD Jawa Timur terkait keluarnya SK Gubernur atas Rancangan Perkada APBD 2018. DPRD Jember mempersoalkan konsideran SK Gubernur tersebut yang dinilai mendiskreditkan parlemen.

Menurut Ketua DPRD Jember Thoif Zamroni, dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan seluruh kronologis pembahasan dan tidak disepakatinya KUA-PPAS antara Bupati dan parlemen. Setelah mendengar paparan Pimpinan DPRD Jember, Biro Hukum akhirnya berjanji akan merevisi SK Gubernur tersebut. (riq/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Tidak Becus Kerja, Faida Dapat Sanksi dari Gubernur Khofifah

Jember – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menjatuhkan sanksi kepada Bupati Jember Faida. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *