Home / BERITA UTAMA / Tidak Sesuai Dengan RAB, Kontraktor Terancam Terjerat Persoalan Hukum

Tidak Sesuai Dengan RAB, Kontraktor Terancam Terjerat Persoalan Hukum

Jember- Kepala DPU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemkab Jember, Rasyid Zakaria menegaskan, seluruh material proyek tortoar di Kawasan Kampus Tegal Boto yang tidak sesuai dengan spesifikasi harus dibongkar. Jika tidak, maka PT. Aresko selaku pemenang tender proyek senilai Rp 4,1 Milyar tersebut akan berurusan dengan pihak penegak hukum.

Menurut Rasyid, proyek ini dimenangkan oleh PT Aresko melalui proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP). Dimana PT Aresko mengajukan penawaran harga 86 persen di bawah Pagu. Meski harga yang diajukan jauh lebih kecil dibandingkan pagu, tentu tidak boleh kemudian merubah spek yang sudah ditetapkan. Misalkan, pasir yang semestinya digunakan adalah pasir Lumajang kemudian diganti dengan pasir gumuk.

Terkait perbedaan antara kualitas paving berwarna hitam dengan warna merah, lanjut Rasyid jelas akan bermasalah karena tidak diproduksi oleh pabrik yang sama. Dan persoalan ini sudah berulang kali disampaikan oleh pengawas kepada rekanan agar material yang tidak sesuai dengan spesifikasi tidak dipasang. Oleh sebab itulah, Rasyid meminta kepada PT. Aresko agar segera membongkar dan mengganti material bangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi.

Lebih jauh Rasyid menegaskan, jika ternyata hasil pengerjaan proyek trotoar ini tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka ada konsekwensi yang harus ditanggung oleh PT Aresko selaku kontraktor. Selain terancam diputus kontran dan diblack list, PT. Aresko juga terancam terjerat persoalan hukum, mengingat proyek ini diawasi langsung oleh Kejaksaan Negeri Jember. (riq/sal)

 

Bagikan Ke:

Check Also

Lulusan Polije Dipastikan Berkompeten

Jember- Melalui Uji Kompetensi oleh LSP-P1 Polije selama empat hari terhitung mulai Senin (19/10) sampai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *