Home / BERITA UTAMA / Waduuuh.. Jumlah Warga Miskin Jember Naik

Waduuuh.. Jumlah Warga Miskin Jember Naik

Jember – Problema di Jember sepertinya tak berhenti, semrawutnya tata kelola pemerintahan, pengabaian hasil pembahasan APBD yang terkait pada belum ditetapkannya APBD, sepertinya berimbas langsung ke masyarakat.

Saat ini jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember tahun 2017 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada tahun 2016 warga miskin Jember berjumlah 265.100 jiwa, tahun 2017 naik menjadi 266.900 jiwa. Ada kenaikan sebesar 0,03 persen. Demikian rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jember.

Kepala BPS Kabupaten Jember, Indriya Purwaningsih mengatakan, data tersebut diperoleh dengan menggunakan konsep pendekatan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).

Dengan menggunakan konsep itu, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran.

”Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Garis kemiskinan merupakan harga yang dibayar oleh kelompok acuan untuk memenuhi kebutuhan pangan sebesar 2.100 kkal/kapita/hari dan kebutuhan non-pangan esensial seperti perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan, transportasi, dan lainnya,” kata Indriya, Senin (5/2/2018).

Dia menjelaskan, pada tahun 2016, persentase jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sebesar 10,97 persen.

“Kemudian pada tahun 2017 kemarin, naik menjadi 11,00 persen,” katanya.

Indriya menambahkan, pada periode tahun 2016 hingga 2017, garis kemiskinan Kabupaten Jember naik Rp10.827 per kapita per bulan atau meningkat sebesar 3,61 persen. Dari Rp 299.823 per kapita per bulan pada tahun 2016 menjadi Rp 310.650,- per kapita per bulan pada tahun 2017.

“Data itu diperoleh dari hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) periode tahun 2016 hingga 2017,” katanya.

Penurunan Indeks Keparahan Kemiskinan memberikan indikasi bahwa ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin di Jember semakin menyempit.

”Secara absolut, jumlah penduduk miskin Kabupaten Jember yang semula berjumlah 265,10 ribu jiwa pada tahun 2016 naik menjadi 266,90 ribu jiwa pada tahun 2017,” kata Indriya. (ta/ya/sal)

Bagikan Ke:

Check Also

Universitas Jember Dorong Edukasi Pencegahan Diabetes Melitus

Jember- Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (UNEJ), Nurul Ulya Luthfiyana, SST., M.K.M., Arina Mufida …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *